BIO MEKANIKA

1.SEGMEN TUBUH, TITIK BERAT DAN GARIS BERAT TUBUH
Tubuh terdiri dari segmen-segmen yang berhubungan satu sama lain yang diperantari oleh sendi.
Segmen tubuh terdiri dari: Kepala, leher, badan, panggul, kakii dan tangan.
Setiap segmen mempunyai titik berat: titik dimana massa segmen terkonsentrasi.
Tubuh dalam kesetimbangan jika titik berat masing-masing segmen terletak pada satu garis lurus.
Total TB wanita = 55 % dari tinggi berdiri.
Pria = 56 %

Bio Mekanika bagian ilmu fisika yang mempelajari penerapan ilmu fisika didalam bidang kesehatan terutama tentang gaya pada tubuh manusia.
Gaya pada tubuh manusia disebabkan oleh kontraksi otot( biceps dan triceps), tulang dan tendon.
Dalam pergerakan bagian tubuh maka bagian ini bertindak sebagai Tuas/pengumpil.
Tuas adalah suatu usaha oleh kontraksi otot untuk mengerakan beban baik dari tubuh sendiri atau beban dari luar.
Bila terjadi pergerakan tubuh maka akan terjadi gesekan . Gesekan ini dapat dikurangi dengan cairan Synovial.
Gaya gravitasi menyebabkan tubuh mempunyai berat.
Tuas pada tubuh manusia terbagi atas:
a. Tuas klas pertama
Contoh: Gerakan mengangkuk di kepala
b. Tuas klas kedua
Contoh: Posisi tubuh pada waktu menjinjit
c. Tuas klas ketiga
Contoh: tangan dengan lengan atas
rahang sewaktu mengigit.

ANALISA GAYA DAN KEGUNAAN KLINIK

– Gaya Vertikal

– Gaya Horizontal

– Gaya Membentuk Sudut

PENGUNAAN GAYA PADA KLINIK:

– Traksi Leher

– Traksi Tulang: berat beban sebesar 1/7 BB

– Traksi Kulit : berat beban 1/10 BB untuk umur 12 tahun

– Traksi kepala.

– Traksi kaki.

TEKANAN

Tekanan: suatu fenomena yang paling penting dalam hidup.

Hukum-Hukum Yang berlaku:

– Hukum Boyle

– Hukum Dalton

– Hukum Henry

– Hukum Charles

–          Hukum Archimedes

PENGARUH TEKANAN PADA RONGGA TUBUH:

  1. Tekanan didalam Tengkorak
  2. Tekanan pada Mata
  3. Tekanan pada Saluran pencernaan
  4. Tekanan pada saluran kemih
  5. Tekanan pada tulang
  6. Tekanan pada Darah

7. Tekanan pada Persalinan.

5 Faktor Penting dalam mekanisme Persalinan:

  1. The Powers ……Kekuatan/daya
  2. The Passsenger…….Anak yang bakal yang dilahirkan
  3. Yhe Passages…..Jalan Lahir
  4. The Patient…..Ibu yang sedang bersalin
  5. The Physicians….Penolong.

Uterus : Sumber kekuatan utama yang mendorong persalinan yaitu uterus segmen atas, uterus segmen bawah dan cervix merupakan bagian yang berdilitasi.

Tekanan yang dihasilkan sesuai dengan Hukum Newton

Tekanan intra uterine menakibatkan :

– Terdorong kantong cairan

– Dilitasi dari segmen bawah uterus dan cervix

– mendorong keluar bayi dan placenta

Tekanan intra uterine menjadi besar karena kontraksi uterus secara bersamaan dengan kontraksi otot abdomen dan diafragma.

Pelumas jalan lahir adalah Lubricant terdiri dari:

–          Vernix caseos

–          Mucus

–          Darah

–          Cairan amniotik

Gaya oleh tekanan intra uterine antara 8,8 – 17,6 pon , bantuan otot abdomen.

Gaya eksplusif mencapai 26,4 – 46,2 pon

BIOAKUSTIK

Pengertian Gelombang

Gelombang : Suatu gejala perambatan usikan/gangguan di dalam suatu medium.

Perambatan gelombang juga perambatan energi.

Jenis Gelombang:

1. Berdasarkan arah getarangelombang:

    a. Gelombang Transversal

    b.Gelombang Logitudinal

2. Berdasarkan amplitudo gelombang:

    a. Gelombang berjalan

    b. Gelombang Diam

3. Gelombang berdasarkan Mediumnya:

    a. Gelombang Mekanik

    b. Gelombang Elektro Magnetik

Sifat-Sifat Umum Gelombang

1.Dapat mengalami pemantulan

2.Dapat mengalami pembiasan

3.Dapat dipadukan

4.Dapat mengalami pelenturan

5.Dapat dipolarisasikan

Pelayangan Bunyi:

Terjadi karena adanya interferensi dua buah gelombang bunyi

Layangan bunyi= keras – lemah – keras

Layangan bunyi= lemah – keras – lemah

Efek Doppler:

Peristiwa dimana pendengar mendengar frekuensi yang lebih tinggi

Ultrasonik

1.Pengertian Ultrasonik: bunyi yang dihasilkan oleh magnet listrik dan kristal piezo elektrik dengan frekuensi di atas 20.000 Hz

2.Daya Ultrasonik

   a. untuk diagnostik 1 MHz – 5 MHz dengan daya 0,01 W/cm2

   b. untuk pengobatan daya 1 W/cm2

   c. merusak jaringan kanker daya 103 w/cm2

3.Prinsip Pengguaan Ultrasonik

   Dasar penggunaan ultrasonik adalah efek doppler

Efek Gelombang Ultrasonik

  a. Mekanik

  b. Panas

  c. Kimia

  d. Biologi

Penggunaan Ultrasonik Dalam Bidang Kesehatan

Sebagai diagnosis dan pengobatan:

1.A.Skanning

2.B.Skanning

3.M.Skanning

Ultrasonografi (USG) dalam kebidanan

 Keuntungan USG:

 1.Tidak invansif

 2.Aman dan praktis

 3.Hasil cukup akurat

 4.Bentuknya lebih kompak dan ringan

 5.Kualitas resolusi yang cukup baik

 6.Cara pengoperasiannya lebih praktis

BIO TERMAL

Pengukuran Suhu:

–          Infeksi

–          Kelainan metabolisme

–          Kanker

Definisi Suhu:

–          Kualitatif : panas, hangat, sejuk dan dingin

–          Kuantitatif: dapat diukur danpunya satuan

Termometer: alat ukur suhu

Jenis Termometer:

Celsius, Reamor, Fahrenheit, Kalvin dll

Cara kerja Termometer

1.Pemuaian : Termometer Hg dan Alkohol

2.Rahan listrik: resisto termometer

3.Potensial Listrik: Termokopel

4.Raiasi:Pirometer

Termometer Klinik

Skala : 35 – 42  0C

Ketelitian : 0,1  0C

Cara Kerja : pemuaian zat cair

Spesifikasi : leher yang sempit

Hukum Kekekalan Energi: Energi dapat berubah bentuk

Perpindahan Panas:

1.Konduksi

2.Koveksi

3.Radiasi

4.Evaporasi

Energi

Dalam keadaan istiharat (basal) energi tubuh digunakan :

–          25 % untuk kerja otot & jantung

–          19 % untuk kerja otak

–          10 % untuk kerja ginjal

–          27 % untuk kerja hati & limpa

–          Sisanya untuk lain-lain

Sumber energi tubuh adalah makanan.

Energi terendah digunakan untuk melaksanakan fungsi tubuh dalam keadaan istirahat BMR ( Basal Matabolic Rate)

BMR dipengaruhi oleh : umur, sex, tinggi dan berat badan serta fungsi hormon tiroid

Pengaturan Suhu Tubuh: Hipotalamus

Kesetimbangan Panas:

Pembentukan panas:                          Pengeluaran Panas:

1.Metabolisme basal                          1.Radiasi

2.Aktivitas otot                                   2.Konduksi

3.Efek hormon                                   3.Konveksi

4.Efek saeaf                                      4.Evaporasi

5Efek panas daei sel